Batman Begins - Help Select

Jumat, 31 Juli 2015

Membuat Website Menggunakan Drupal 7



             Drupal adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen konten yang bebas dan terbuka yang di distribusikan dibawah lisensi GPL, pengembangan dan perawatannya dilakukan oleh ribuan komunitas pengguna dan pengembang di seluruh dunia. Dibuat dengan bahasa pemrograman PHP, Drupal dapat dipasang pada beberapa jenis database seperti MySQL, PostgreSQL, SQLite,MariaDB dan juga MsSQL. Web server yang mendukung diantaranya Apache, Nginx, IIS yang berjalan pada sistem operasi Cross-platform seperti Microsoft Windows, Mac OS X, Linux dan FreeBSD. Drupal dapat diunduh secara bebas dan dapat digunakan secara bebas, sehingga memungkinkan setiap orang baik secara individu maupun komunitas untuk mempublikasi, mengatur, mengelola dan mengorganisir berbagai jenis dari isi/konten pada website. Kemampuannya tidak sekedar sebagai CMS, namun dengan modul API-nya Drupal juga dapat digunakan sebagai CMF dalam membangun aplikasi berbasis Web.

Drupal dapat digunakan untuk membangun:

  •     Portal Web Komunitas
  •     Forum Diskusi
  •     Website Perusahaan
  •     Aplikasi Internal
  •     Website Personal atau Blog
  •     Aplikasi Komersial E-commerce
  •     Kumpulan Sumber Informasi
  •     Situs Jaringan Sosial
  •     Jaringan intranet
  •     Surat Kabar (Newsletter)
  •     Galeri multimedia Multimedia
Selengkapnya https://id.wikipedia.org/wiki/Drupal

1. System Requirements
Sebelum menginstal sesuatu, terlebih dahulu kita harus memperhatikan 
System requirements/persyaratan sistem.
  • Hosting
Untuk menginstal dan menjalankan web Drupal, hosting Anda harus memenuhi persyaratan minimum tertentu. Kebanyakan web hosting memenuhi persyaratan ini. Namun, beberapa menonjol dengan juga turut mendukung komunitas Drupal. Jika Anda membutuhkan hosting, Anda dapat mempertimbangkan penilaian dan rekomendasi dari komunitas.
  • Kapasitas disk
15 Megabyte untuk instalasi dasar minimum, 60 MB dengan modul dan tema kontribusi dalam jumlah banyak, dan kapasitas dalam jumlah yang lebih lagi untuk isi database, media, backup dan file lainnya.
  • Web Server
Apache (Direkomendasikan), Nginx, atau Microsoft IIS
  • Server Database
Direkomendasikan: MySQL (atau yang setara seperti MariaDB)
  • PHP
Drupal 7: PHP 5.2.5 atau lebih tinggi (5.3 dianjurkan) - beberapa modul memerlukan 5.3
 Install php5-gd php5-json
  • Web Browser 
Internet Explorer 8.x dan yang lebih baru, Firefox 5.x dan yang lebih baru, Opera 12 dan yang lebih baru, Safari 5.x dan yang lebih baru, atau Google Chrome

Selengkapnya https://www.drupal.org/requirements 


2. Download dan Extrack Drupal
Setelah memenuhi persyaratan sistem sekarang saatnya Download Drupal Terbaru di https://www.drupal.org/project/drupal

- Masuk terminal. lalu masuk sebagai superuser.
- Lalu menuju /var/www/html
cd /var/www/html
- Setelah itu masukan perintah download
wget http://ftp.drupal.org/files/projects/drupal-7.38.zip (misal saya download drupal versi 7.38)
- Setelah itu kita ekstrak drupalnya. karena file nya .zip maka saya memasukan perintah berikut.
unzip drupal-7.38.zip
 - Masuk ke directory drupal tersebut.


3. Membuat Settings.php dan Ganti Permissions
- Setelah di ekstrak selanjutnya membuat file settings.php dan memberi hak akses.
- Membuat settings.php
cp sites/default/default.settings.php sites/default/settings.php 
- Ganti permission settings.php dengan cara

chmod a+w sites/default/settings.php
- Ganti permission sites/default
 chmod a+w sites/default/
- Atur kepemilikan juga. Jangan lupa pindah ke /var/www/html terlebih dahulu.
chown -R www-data:www-data drupal-7.38


4. Membuat Database
Membuat database bisa melalui terminal atau menggunakan phpmyadmin

- Saya melaui phpmyadmin.
- Masuk ke phpmyadmin lewat browser.
- Klik database/basis data, lalu masukan nama database dan klik create/buat.


5. Installasi Drupal
Saat nya instal drupal
- Masu ke browser, masukan localhost/drupal-7.38
- Pilih profil yang akan digunakan untuk instalasi (standar atau minimal atau distribusi yang Anda pilih). Saya pilih standar.
- Klik Save and continue.
 - Masukkan nama database, username, dan password untuk database yang Anda buat pada Langkah 4. Klik Save and continue
 - Tunggu beberapa saat. Jika tidak ada kesalahan yang ditemui, halaman berikutnya secara otomatis akan memuat di browser Anda.
 - Kemudian isi form yang ada.
  • Site name : Nama website anda, bisa di ubah nantinya.
  • Site e-mai address : email yang nantinya akan digunakan untuk menerima pemberitahuan dari drupal tentang perbaruan dll.
  • Username : untuk login admin.
  • E-mail address : email anda atau bisa sama dengan  e-mail Site e-mai address.
  • Password : masukan untuk login admin nantinya.

  • Default country : pilih negara anda.
  • Default time zone : lokasi zona waktu anda.
  • Pada Update notifications silakan centang jika ingin ada pemberitahuan untuk update.
  • Klik Save and continue
 - Jika sudah klik visit your new site.
 - Proses installasi telah selesai.
6. Setelah installasi
kita atur permission lagi pada settings.php dan directory default agar tidak mudah di hack.
- Masuk terminal. cd /var/www/html/drupal-7.38
- chmod 444 sites/default/settings.php


- chmod 555 sites/default

Read More ->>

Kamis, 30 Juli 2015

Mengaktifkan Login root SSH di Debian Server 8


Tidak sepeti di Debian 7 Wheezy, keamanan Debian 8 Jessie sekarang cukup ketat. Untuk login ssh saja kita tidak bisa langsung ke root, tapi harus login dengan username dan password.

Berikut ini cara Mengaktifkan Login root SSH di Debian Server 8

1. Login ssh menggunakan username
2. Masuk sebagai superuser
3. Masukan perintah berikut
# nano /etc/ssh/sshd.conf
4. Maka akan muncul tampilan berikut
5. Kemudian cari tulisan
 6. Hapus without-password, lalu tambah yes
7. Setelah itu Restart ssh dengan perintah
# /etc/init.d/ssh restart


 8. Sekarang coba anda login lagi menggunakan root
 9. Jika berhasil maka bisa langsung masuk

Read More ->>

Rabu, 29 Juli 2015

Cara Remote Mikrotik lewat Web Browser (WebFig)

         WebFig adalah tools/utility untuk meng-konfigurasi Mikrotik Router via Web browser. WebFig dapat diakses langsung dari router dan tidak memerlukan software atau aplikasi tambahan [kecuali browser].
Karena WebFig bersifat independent maka memungkinkan untuk mengkonfigurasi router langsung menggunakan beragam mobile device tanpa membutuhkan software yang spesific.

WebFig di desain sedemikian rupa sebagai alternatif pengganti WinBox, dengan kemampuan mengakses fitur router yang sama dengan menggunakan WinBox.

WebFig dapat dijalankan dari homepage router yang dapat diakses dengan memasukan IP Address router yang di maksud pada browser.

Berikut ini  Cara Remote Mikrotik lewat Web Browser (WebFig)

1. Cek IP address
- Masuk ke Mikrotik
 - Pilih menu IP > Address.
2. Jika sudah sekarang masuk ke browser. Masukan IP address mikrotik.
 3. Halaman login webfig akan terlihat, kemudian masukan username dan password. Klik login.
 4. Sekarang tinggal konfigurasi mikrotik anda.

Read More ->>

Selasa, 28 Juli 2015

Setting Mikrotik Menggunakan Android lewat Webfig

Webfig adalah salah satu fitur pada Mikrotik yang dapat kita manfaatkan untuk Setting Mikrotik di Android via Web Browser. Dengan menggunakan Webfig, kita dapat mengkonfigurasi Mikrotik tanpa Winbox, namun masih menyuguhkan tampilan Graphical User interface (GUI) sehingga tetap mudah digunakan untuk setting Mikrotik. 
Webfig dapat digunakan di hampir semua gadget yang mempunyai web browser. Webfig sangat mudah digunakan untuk setting Mikrotik di Android, Linux, MacOS, dan Operating System lain yang tidak bisa menggunakan Winbox. 


1. Pastikan WiFi Mikrotik Anda sudah on dan bisa diakses oleh Android.
2. Koneksikan Android ke Wifi Mikrotik.
 




3. Buka Web Browser pada Android. Misalnya Uc Browser, Google Chrome atau Lainnya.
4. Masukkan alamat IP hotspot Mikrotik di Address Bar Browser.

5. Halaman Webfig akan muncul dan meminta kita untuk memasukkan data Login Mikrotik. Jika Mikrotik tidak di beri password maka akan login secara otomatis.
6. Masukkan Username dan Password Mikrotik --> Klik Login
7. Setelah berhasil login, kita bisa mengkonfigurasi Mikrotik dengan mudah menggunakan Webfig ini.

Dengan demikian berakhirlah artikel kali ini... selamat mencoba.

Source : http://mikrotikindo.blogspot.com/2015/05/cara-mudah-setting-mikrotik-menggunakan-webfig-android.html
Read More ->>

Senin, 27 Juli 2015

Cara Membuat Login Otomatis di FTP


Setelah sebelumnya kita mempelajari tentang Cara Membuat FTP.
Di artikel kali ini kita akan Membuat Login Otomatis di FTP.

Jika saat masuk ke ftp masih harus memasukan password dan username. Maka ikuti langkah di bawah ini.


1. Masuk Debian lalu login sebagai superuser.
2. Masukan perintah
# nano  /etc/proftpd/proftpd.conf
 3. Scroll ke bawah sampai menemukan tulisan seperti berikut
<Anonymous /home/nama/>
User nama
</Anonymous>

4. Tambahkan tulisan berikut
UserAlias anonymous nama
sehingga menjadi

<Anonymous /home/nama/>
User nama
UserAlias anonymous nama
</Anonymous>
Lalu save.
5. Kemudian resrtart ftp
# /etc/init.d/proftpd restart
6. Sekarang coba ke ftp anda. Jika langsung masuk berarti saatnya bilang "sempurna" :)


Read More ->>